Home / Pemerintahan

Sabtu, 4 Mei 2024 19:56- WIB

12 Ribu Warga Terdampak Banjir di Wajo, Water Treatment Dihadirkan untuk Penuhi Kebutuhan Air Bersih

WAJO, Merata.Net – Di tengah kepiluan yang ditimbulkan oleh banjir besar di Siwa, Kecamatan Pitumpanua, Kabupaten Wajo, semangat kebersamaan dan harapan tetap menyala di hati warga, seiring dengan bantuan yang terus mengalir dari pemerintah dan masyarakat, serta upaya gigih petugas dan para relawan yang tak kenal lelah.

Penjabat Gubernur Sulsel, Bahtiar Baharuddin, bersama Kapolda Sulsel dan Pj Bupati Wajo, mengunjungi wilayah tersebut pada Sabtu sore, 4 Mei 2024, dan meninjau posko terpadu yang berada di Pasar Siwa.

Banjir besar ini berdampak pada 12 ribu warga di kecamatan ini, dengan rumah dan fasilitas publik yang terendam.

Siti Rahmawaty, seorang warga yang terdampak, langsung menemui Bahtiar Baharuddin untuk berbagi kisahnya. “Om saya pergi melihat sawah, kemungkinan tiba-tiba air datang dan membawanya pergi. Tim SAR masih mencari, dan yang kami temukan hanya topinya,” ujar Siti dengan mata berkaca-kaca.

Bahtiar kemudian memberikan dukungan kepada Siti dan berharap agar keluarganya dapat segera ditemukan. Tim berusaha semaksimal mungkin untuk menemukan warga yang hilang.

Baca Juga  Ketertelusuran untuk Keberlanjutan dan Inklusivitas Petani di Sektor Kakao

Kebutuhan mendesak akan air bersih dan beras menjadi permintaan Siti Rahmawaty. “Air bersih sangat kami butuhkan, bahkan air mineral dalam gelas pun sulit didapatkan. Beras juga penting, meskipun kami masih bisa memakan pepaya. Yang terpenting adalah makanan untuk anak-anak,” imbuhnya, mengungkapkan kebutuhan dasar yang menjadi prioritas dan perlu diperhatikan.

Di tengah kesulitan, Posko Terpadu Bencana Banjir didirikan memberikan pertolongan kepada mereka yang terluka. Seperti seorang ibu yang digendong polisi karena luka di kakinya. Posko ini juga berfungsi sebagai puskesmas darurat, karena bangunan Puskesmas terendam.

“Hari ini kami telah melayani 35 korban banjir, dengan berbagai keluhan seperti nyeri dan gatal-gatal akibat lumpur. Kami telah memindahkan layanan dasar puskesmas ke sini karena puskesmas masih terendam dan siap merujuk pasien ke rumah sakit jika diperlukan,” jelas Kepala Puskesmas Pitumpanua, Dr. Susanny Said, S.Ked.

Baca Juga  Diskominfo-SP Sulsel Gelar Kegiatan Pemusnahan Arsip Dinamis Inaktif

Penjabat Gubernur Bahtiar tidak hanya memberikan kata-kata penghiburan, tetapi juga tindakan nyata. Dia menyerahkan bantuan beras dan air minum kepada warga yang membutuhkan.

Selain itu, dia juga mengambil kebijakan strategis, berkoordinasi dengan Kapolda untuk memindahkan satu unit water treatment dan dapur umum dari Kota Belopa (Luwu) ke Siwa, sebagai respons cepat terhadap kebutuhan mendesak bagi banyak warga yang terdampak banjir.

Penjabat Gubernur Bahtiar mengatakan, warga mengalami kesulitan mendapatkan air bersih. “Memang masyarakat di sini kesulitan air bersih,” sebutnya.

Sehingga kemudian dilakukan upaya dengan menghadirkan water treatment. “Saya berterima kasih pada Kapolda karena dalam waktu sesingkat-singkatnya ini, ada alat yang dimiliki Kapolda,” ujarnya.

Sebelumnya, Pj Gubernur bersama Kapolda Sulsel telah memantau wilayah ini dari udara. Kondisinya, hampir seluruh pemukiman dan persawahan penduduk terendam. (*)

Share :

Baca Juga

Pemerintahan

Percepatan Penurunan Stunting, Aliyah Mustika Ilham Sosialisasi di Kompleks Kodam Katangka

Pemerintahan

Musrenbang Makassar 2027, Gubernur Sulsel Tekankan Penataan Lingkungan dan Pengelolaan Sampah

Pemerintahan

Pj Gubernur Bahtiar Panen Raya Padi Bersama Petani di Tengah El Nino

Pemerintahan

Sekda Zulkifly Genjot Proyek Stadion Untia, Target Rampung 2028

Pemerintahan

Gubernur Sulsel Bersama Menhub dan Basarnas Evaluasi Pencarian Korban ATR 42-500

Pemerintahan

Kawasan Emas Andalan 360°, Gubernur Andi Sudirman : Geliatkan Pariwisata di Enrekang

Pemerintahan

Melayat ke Rumah Duka Almarhum Alwi Hamu, Danny Beri Dukungan Moril dan Kenang Kebersamaannya

Hiburan

F8 Makassar Masih Menjadi Top 10 KEN 2023