Home / Pemerintahan

Sabtu, 10 Mei 2025 20:55- WIB

Wali Kota Munafri Dorong Pembinaan Atlet Bulu Tangkis Menuju PON

MAKASSAR, Merata.Net – Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin menyatakan dukungannya kepada para atlet junior untuk terus mengembangkan minat dan bakat, sehingga mampu meraih prestasi di berbagai ajang olahraga bergengsi, baik di tingkat regional maupun nasional.

Ia berharap para atlet binaan Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (PBSI) Kota Makassar terus menunjukkan perkembangan dan mampu lolos untuk berlaga di ajang Pekan Olahraga Nasional (PON) mendatang.

Hal tersebut ditegaskan Wali Kota Munafri pada penutupan Kejuaraan WONDR by BNI Sirkuit Nasional B Sulawesi Selatan 2025, di GOR Politeknik Kesehatan Makassar, Sabtu (10/5/2025).

Wali Kota yang akrab disapa Appi itu juga berharap turnamen tersebut dapat melahirkan bibit-bibit baru atlet bulu tangkis yang kelak mampu mengharumkan nama Kota Makassar, baik di tingkat nasional maupun internasional.

“Event bulu tangkis junior perlu dibekali dengan memiliki bakat kedepan yang menghasilkan prestasi bisa jadi atlet nasional kedepan,” harap Appi.

Baca Juga  Gubernur Andi Sudirman Lakukan Lawatan Perkuat Kerjasama Berbagai Sektor di Australia

WONDR Sirnas B mempertemukan 121 klub bulu tangkis se-Indonesia, dengan jumlah atlet 598 orang.

“Saya lihat di pertandingan ini bagus, atlet datang dari berbagai lrovinsi dan pusatnya ada di Kota Makassar. Animo masyarakat memang sangat luar biasa, apalagi banyak event yang digemari,” kata Appi.

Pada kesempatan tersebut, ia menyampaikan bahwa penyelenggaraan turnamen olahraga ini sejalan dengan komitmen Pemkot Makassar untuk mendorong lahirnya talenta-talenta muda yang mampu bersinar di panggung olahraga nasional maupun internasional.

“Kami pemerintah kota akan terus memberikan support terhadap kegiatan ini, besar harapan fasilitas olahraga kita tumbuh kembangkan nanti,” tuturnya.

Ia menekankan bahwa proses pembinaan terhadap atlet bulu tangkis maupun cabang olahraga lainnya perlu terus ditingkatkan, guna mendorong para atlet berbakat agar dapat tampil dan berprestasi di ajang PON.

Terlebih, bulu tangkis sebagai salah satu olahraga favorit masyarakat perlu terus dijaga dan dibina secara bersama.

Baca Juga  Mensos Gus Ipul Kunjungi Dua Lokasi Pengungsian Di Manggala

Pemerintah, menurutnya, memiliki peran penting sebagai fasilitator bagi seluruh cabang olahraga untuk berkembang.

Ia juga berpesan agar semua pihak saling mendukung dan memberikan dukungan terbaik kepada para atlet, agar mereka dapat tampil maksimal dan meraih prestasi.

Yang terpenting, lanjutnya, menjaga nama baik Kota Makassar, sebagai tuan rumah turnament tersebut.

“Mari kita tunjukkan bahwa kita adalah tuan rumah yang baik. Tentu hal ini membutuhkan kerja sama yang solid dan saling support,” tukas Appi.

Diketahui, jumlah peserta sebanyak 598 ini melebihi target dari 400- 500. Itu berasal dari 121 klub dari 23 provinsi di Indonesia. Sedangkan total hadiah sebanyak Rp167 juta.

Ada tiga kategori, yakni Pemula U15, kelahiran 2011 atau sesudahnya (Tunggal Putra/Putri, Ganda Putra/Putri, Ganda Campuran).

Kedua, Anak-anak U13, kelahiran 2013 atau sesudahnya (Tunggal Putra/Putri, Ganda Putra/Putri), dan ketiga Usia dini U11, kelahiran 2015 (Tunggal Putra/Putri). (*)

Share :

Baca Juga

Pemerintahan

Hadiri Sertijab Panglima Komando Operasi Udara II, Danny Pomanto : Bersama Bangun Makassar

Bisnis

Terima Audiensi Perusahaan Tertua di Sulsel, Pj Gubernur Bahtiar Dorong Penyerapan Tenaga Kerja

Pemerintahan

Sempat Merugi, PD Pasar Makassar Raya Berhasil Tingkatkan Pendapatan Hingga Rp566 Juta

Pemerintahan

Presiden Kunker di Sulsel, Danny Pomanto Ikut Jemput Presiden Jokowi di Pangkalan TNI AU Sultan Hasanuddin

Pemerintahan

Jalan Santai Sambil Pungut Sampah, Cara Munafri Edukasi Masyarakat Jaga Kebersihan Kota

Pemerintahan

Pemkot Makassar Jajaki Kerjasama dengan PT Itochu, Bahas Pengelolaan Sampah dan Lampu Jalan

Pemerintahan

DWP Kota Makassar Hadiri Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan dari MPR RI

Pemerintahan

Wali Kota Danny Kunjungi Lokasi Kebakaran di Pasar Sentral