Home / Pemerintahan

Sabtu, 29 Oktober 2022 22:15- WIB

Wali Kota Makassar dan Menteri Penduduk Asli Australia Kunjungi Museum Kota Makassar

Merata.net, MAKASSAR – Wali Kota Makassar Moh Ramdhan ‘Danny’ Pomanto bersama Senator Malarndirri McCarthy yang juga Menteri untuk penduduk asli Australia mengunjungi Museum Kota Makassar di Jalan Balaikota No 11, Sabtu (29/10/2022).

Sesampainya di Museum, rombongan disambut dengan tarian khas Makassar yang ditutup dengan penyematan Saloko (hiasan kepala khas perempuan Bugis – Makassar) dari seorang penari kepada Senator Malarndirri McCarthy.

Bersama Wali Kota Danny, Senator Malarndirri melihat sejumlah benda sejarah koleksi Museum Kota Makassar, diantaranya Chinese Junk and Perahu Padewakang, 1820 dan Perahu Padewakang at Bowen Straits, Nothren Therritory, 1880’s.

Perahu Padewakang menjadi mosaik penghubung penduduk asli Australia utara dengan orang – orang Makassar. Perahu ini menjadi cikal bakal dari Pinisi yang digunakan pelaut Bugis – Makassar mengeksplorasi kawasan pesisir utara Australia di abad XVII dan XVIII.

Baca Juga  Wali Kota Danny, Pimpin Rakor Ketersediaan Pangan Jelang Ramdan

Termasuk dalam pelayaran orang Makassar mencari teripang, yang menjadi referensi hubungan sejarah maritim Australia-Indonesia, sebelum kedatangan orang Eropa.

Kapal Padewakang disebut sebagai kapal rempah atau kapal dagang pertama di nusantara dengan teripang sebagai komoditas utama yang diperdagangkan. Dahulu, lebih dari seribu pedagang dengan kapal Padewakang berlayar dari Makassar menuju pantai utara Australia, wilayah Arnhem, Semenanjung Carpentaria, dan pantai Kimberley untuk berjualan teripang.

Teripang ini kemudian diperjualbelikan dengan para pedagang Cina dan penduduk asli Australia. Hubungan dagang ini juga ikut mempercepat terjadinya pertukaran budaya dan persahabatan yang terjalin antara Indonesia dan Australia. Beberapa penduduk asli Australia ada yang ikut berlayar bersama kapal Padewakang lalu menikah dan menetap di Makassar.

“Orang Makassar dari Sulawesi Selatan mengunjungi dan berdagang dengan Yanyuwa, nenek moyang saya, serta Yolŋu dari bagian timur laut Arnhem Land, selama ratusan tahun. Ini adalah hubungan yang didasari oleh saling menghormati dan saling menguntungkan,” kata Senator Malarndirri McCarthy .

Baca Juga  Danny Pomanto Perpanjang Masa Kerja Tenaga Kontrak Lama, Laskar Pelangi Gimana?

Wali Kota Danny menyampaikan, kunjungannya bersama Senator Malarndirri McCarthy ke Museum Kota Makassar seperti merajut persahabatan yang telah terjalin sejak 300 tahun lalu.

“Persahabatan Makassar dan Australia telah berlangsung sejak ratusan tahun lalu. Bahkan kita memiliki beberapa kosa kata yang sama seperti kadera, balanda. Hal ini menunjukkan adanya pertukaran budaya antara Makassar dan Australia,” sebut Danny.

Senator Malarndirri McCarthy berharap kunjungannya ke Makassar dapat memperdalam hubungan antara Australia dan Makassar.

“Kedua negara kita memiliki sejarah kerja sama dan persahabatan yang dimulai di Makassar dan saya berharap dapat memperdalam hubungan ini lebih lanjut melalui kunjungan ini,” pungkas Senator Malarndirri McCarthy. (*)

Share :

Baca Juga

Olahraga

Pj Gubernur Bahtiar Lepas Atlet Panjat Tebing Sulsel Menuju Pra PON Semarang

Pemerintahan

Alternatif Pertolongan Pertama Kebakaran, Danny Bagikan 53 Unit Damtor

Pemerintahan

Gubernur Sulsel Beri Hibah Rp 750 Juta Kepada GMKI di Toraja

Pemerintahan

Pjs Wali Kota Andi Arwin  Tekankan Profesionalisme dan Integritas kepada 1.877 Pengawas TPS se-Makassar

Indonesiaku

Penghuni Rusunawa Panambungan Makassar Kecewa Terkait Penerapan Listrik Prabayar

Pemerintahan

Disdag Sulsel Gelar Rakor Jaga Stabilisasi Harga dan Ketersediaan Bahan Pokok

Pemerintahan

RSUD Dadi Makin Modern, Terbaru Gubernur Sulsel Resmikan 8 Sarana dan Prasarana untuk Pelayanan Optimal

Pemerintahan

Haris Abdurrahman Resmi Jadi Anggota DPRD Sulsel Lewat PAW, Sekda Jufri Tekankan Sinergi