Home / Pemerintahan

Sabtu, 4 Februari 2023 07:56- WIB

TP PKK Gowa Terus Gencarkan Gerakan PMT dan Edukasi Gizi

Wakil Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Gowa, Musaddiyah Rauf saat melakukan kunjungan di Kecamatan Pattalassang, Jum’at (3/2/2023).

Wakil Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Gowa, Musaddiyah Rauf saat melakukan kunjungan di Kecamatan Pattalassang, Jum’at (3/2/2023).

Gowa, Merata.Net – Tim Penggerak PKK Kabupaten Gowa secara massif melakukan Pemberian Makanan Tambahan (PMT) dan edukasi tentang pentingnya usia balita mendapatkan pemenuhan gizi seimbang kepada orangtua. Hal ini penting untuk mendorong percepatan penanganan stunting di daerah ini.

“Dari pantauan kami dan mendengar banyak pengakuan ibu-ibu tadi, sekarang ini memang mereka terkendala pada pengetahuan dalam merawat anak dan pemberian nutrisi,” kata Wakil Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Gowa, Musaddiyah Rauf saat melakukan kunjungan di Kecamatan Pattalassang, Jum’at (3/2/2023).

Dalam kunjungan tersebut TP PKK Kabupaten Gowa melakukan Pemberian Makanan Tambahan (PMT) dan edukasi. Bahkan selain itu pihaknya juga menyerahkan alat kesehatan pendukung seperti antropometri.

Musaddiyah Rauf menyebutkan, untuk empat desa yang dikunjungi di Kecamatan Pattalassang yakni Desa Paccellekang, Je’nemadinging, Borong Pa’la’la dan Desa Panaikang. Sementara, untuk satu kelurahan di Kecamatan Parangloe yakni Kelurahan Lanna’.

Baca Juga  Hadiri 701 Tahun Kabupaten Gowa, Plt Gubernur Ajak Bupati Berlakukan 'Truck Free Day' Di Jalan Poros Malino

Lanjutnya, dalam program tersebut jenis makanan tambahan yang diserahkan berupa telur, beras, susu, kacang merah, kacang hijau, dan juga biskuit.

“Makanan tambahan yang kami serahkan ini untuk menambah pemenuhan gizi anak-anak. Inipun menjadi salah satu upaya untuk menurunkan angka stunting di Kabupaten Gowa khususnya yang ada di dua kecamatan tersebut,” ujarnya.

Sementara untuk penyerahan alat antropometri kit diberikan ke masing-masing desa. Tujuannya sebagai penunjang kerja-kerja para Kader Posyandu dalam pemeriksaan tumbuh kembang balita dan anak.

“Untuk alat antropometri itu ada dua yaitu timbangan dan alat ukur,” kata istri Wakil Bupati Gowa, Abd Rauf Malaganni ini.

Sementara itu, Petugas Lapangan Keluarga Berencana (PLKB) Desa Paccellekang, Dahlia mengatakan, pemenuhan makanan tambahan ini selain didapatkan dari bantuan TP PKK Kabupaten Gowa juga berasal dari bantuan BKKBN Sulawesi Selatan. Bantuan berupa pemenuhan protein seperti telur pun disebar ke empat desa di Kecamatan Patalassang yakni, Desa Paccellekang, Desa Panaikang, Desa Je’nemadinging, dan Desa Borongpa’la’la.

Baca Juga  Pemkab Gowa di Tahun 2023 Alokasikan 40 Persen Anggaran Pilkada, Pj Gubernur Sulsel Harap Jadi Contoh Daerah Lain

Sementara untuk edukasi ke masyarakat, setiap Posyandu terus melakukan pendekatan dan penyuluhan tentang masalah asupan gizi kepada balita yang berisiko stunting dan memberikan makanan tambahan di setiap bulannya.

“Kami juga petugas PLKB setiap bulan selalu melakukan kunjungan rumah kepada balita yang berisiko stunting,” katanya.

Dengan adanya pemberian makanan tambahan bagi balita dan anak di setiap desa, diharapkan mampu menurunkan angka stunting di Kabupaten Gowa.

Share :

Baca Juga

Pemerintahan

HLH 2026 di Makassar, Pemkot Turun ke Jalan Pungut Sampah

Pemerintahan

PJ Sekda Hadiri Penilaian Perencanaan Dokumen, Tiga OPD Bakal Terpilih Jadi Perencana Terbaik

Pemerintahan

Pemkot Makassar dan Bakamla RI Jalin Kerja Sama, Danny Pomanto Mengaku Bangga

Pemerintahan

Wali Kota Munafri Pimpin Rakor Matangkan Rangkaian Kegiatan HUT ke-418 Kota Makassar

Pemerintahan

Wawali Aliyah Buka Coaching Clinic Futsal 2025: Cetak Generasi Sportif

Pemerintahan

Indira Yusuf Ismail Sosialisasikan Perda Tentang Pendidikan Baca Tulis Al-Qur’an di Masyarakat

Pemerintahan

Gubernur Sulsel Serahkan Bantuan Keuangan 11 Miliar Rupiah di Selayar

Pemerintahan

Sambut Hari Raya Idul Fitri 1443 H, Wali Kota Danny Buka Lomba Gema Takbir Ramadan 2022