Home / Pemerintahan

Selasa, 26 Mei 2026 05:34- WIB

Respon Wali Kota Appi Polemik Seleksi Paskibraka Nasional

MAKASSAR, Merata.Net — Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, angkat bicara merespons polemik yang berkembang di media sosial terkait tidak terpilihnya salah satu peserta asal Kota Makassar, pada seleksi calon Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) tingkat nasional tahun 2026.

Siswi asal Makassar, Cathlyn Yvaine Lesmana, sebelumnya dikabarkan masuk dalam tiga besar hasil seleksi awal calon Paskibraka tingkat nasional perwakilan Sulawesi Selatan.

Namun, namanya kemudian tidak masuk dalam daftar akhir peserta yang akan mewakili Provinsi ke tingkat nasional.

Kondisi tersebut memicu perhatian publik dan menuai berbagai tanggapan di media sosial. Sejumlah pihak mempertanyakan mekanisme penilaian dan proses seleksi yang dinilai kurang terbuka.

Menanggapi hal itu, sebagai pemimpin di Kota Makassar, Munafri mengaku prihatin atas situasi yang dialami peserta asal Makassar tersebut.

Ia berharap seluruh proses seleksi berjalan secara objektif, profesional, dan menjunjung prinsip keadilan bagi seluruh peserta.

Baca Juga  Munafri Buka Job Fair Makassar 2026, 1.547 Kesempatan Kerja Menanti Pencari Kerja

“Kan peserta dari Makassar ada, ini delegasi dari Kota Makassar yang dikirim seleksi. Masa tidak ada, kita berharap hasil seleksi semuanya fair,” ujar Munafri, Senin (25/5/2026), menanggapi persoalan gagalnya siswi perwakilan Makassar, yang viral di jagad maya.

Appi mengaku tidak mengetahui secara detail proses penilaian di tingkat provinsi. Namun, informasi yang berkembang di tengah masyarakat terkait adanya reposisi peserta menjadi perhatian tersendiri.

“Saya tidak tahu persis apa kendala, tapi kan kami Pemeritnah Kota punya perhatian, apalagi dengar-dengar ada reposisi,” tuturnya.

“Padahal nilainya siswa kabarnya cukup. Jadi, kita berharap benar-benar fair dalam proses ini,” sambung Munafri.

Menurut Munafri, yang paling penting untuk dijaga adalah kondisi mental dan semangat para peserta paskibra yang yang telah berjuang mengikuti seluruh tahapan seleksi.

Baca Juga  Prokopim Kota Makassar Gelar Pelatihan Keprotokoleran, Tingkatkan Kemampuan Staff Dalam Bertugas

“Kasihan anak-anak yang sudah berproses. Mereka sudah latihan, sudah mempersiapkan diri dengan baik. Yang dikhawatirkan itu mentalnya,” lanjutnya.

Wali Kota Makassar itu, juga menegaskan bahwa Pemerintah Kota Makassar telah menjalankan proses pembinaan dan pengiriman delegasi sesuai prosedur.

Setelah peserta dikirim ke tingkat Provinsi, seluruh kewenangan penilaian berada di panitia seleksi tingkat Provinsi.

“Ada yang tanya ke saya bagaimana prosesnya. Saya bilang dari Makassar itu kita hanya mengirim ke Provinsi. Setelah itu nanti mereka yang menilai,” jelasnya.

Dia menegaskan, hasil pembinaan yang dilakukan Pemerintah Kota Makassar benar-benar diapresiasi secara objektif dalam setiap tahapan seleksi.

“Yang jelas, kita berharap apa yang dihasilkan dari Pemerintah Kota Makassar, ini benar-benar mendapatkan penilaian yang baik dan objektif,” tutup Munafri. (*)

Share :

Baca Juga

Pemerintahan

Fokus Infrastruktur, Pemkot Makassar Siapkan Rp1,2 Triliun Tahun Depan

Pemerintahan

Pemprov Sulsel Bangun Jalan Paket 1 MYC 2025-2027, Dimulai dari Hertasning

Pemerintahan

Hari Keenam Tragedi KM Nurul Salsa, Dua Korban Selamat Tiba di Selayar

Pemerintahan

Pemprov Sulsel Perkuat Legalitas Asrama Mahasiswa di Bandung

Pemerintahan

Gubernur Sulsel Serahkan Bantuan Keuangan Rp23,2 Miliar untuk Pemkab Pangkep

Pemerintahan

Menanam Bersama Pj Gubernur Sulsel di Lutim, Petani Milenial Ikut Galakkan Budidaya Cavendish

Pemerintahan

Wali Kota Appi Sidak Sejumlah Pusat Layanan di Kecamatan Tamalate

Pemerintahan

Olahraga Sekaligus Peduli Lingkungan, Aliyah Mustika Ilham Apresiasi Inisiatif BAMAG