Home / Olahraga

Senin, 27 Januari 2025 18:46- WIB

PSSI Terima Dukungan FIFA-GIZ untuk Pengembangan Sepak Bola Wanita di Indonesia

SURABAYA, Merata.Net – PSSI resmi menerima dukungan dari program FIFA-GIZ: Women Empowerment in Sports, sebuah inisiatif strategis yang bertujuan untuk mempromosikan kesetaraan gender di dunia olahraga, khususnya sepak bola wanita di Indonesia.

Program ini merupakan hasil kolaborasi antara FIFA dan Deutsche Gesellschaft für Internationale Zusammenarbeit (GIZ), organisasi kerja sama internasional asal Jerman yang berfokus pada pembangunan berkelanjutan.

Melalui pendanaan yang disediakan, program ini bertujuan memberdayakan perempuan dalam sepak bola di berbagai negara. PSSI menjadi salah satu dari tiga federasi sepakbola terpilih dari total 211 anggota FIFA yang berhak menerima dukungan bergengsi ini.

Keberhasilan Indonesia dalam mendapatkan program ini tidak lepas dari komitmen Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, yang terus mendorong peningkatan standar dan kualitas sepak bola wanita, baik di level Timnas Putri maupun Liga Putri.

Baca Juga  Kata Shin Tae-yong setelah Timnas U-23 Kalah dari Irak

Terlebih, prestasi Timnas Putri yang berhasil menjuarai Piala AFF 2024 semakin memperkuat posisi Indonesia dalam peta sepak bola wanita di kawasan Asia Tenggara.

Pelaksanaan program ini akan melibatkan kerja sama antara PSSI dengan Le Guilde, yang bertindak sebagai mitra pelaksana dari GIZ, serta pengawasan langsung dari FIFA Women’s Football Department. Program ini dirancang untuk mempercepat pengembangan sepak bola wanita di Indonesia melalui berbagai inisiatif strategis.

Sebagai langkah awal, PSSI akan memberikan beasiswa pelatihan Lisensi D kepada kandidat-kandidat potensial yang diharapkan dapat menjadi agen perubahan di sepak bola wanita Indonesia.

Program ini sejalan dengan Strategi Sepak Bola Wanita PSSI 2024–2028, yang berfokus pada pengembangan karier dan peningkatan kapasitas individu dalam ekosistem sepak bola wanita.

Selain memberikan pelatihan Lisensi D, program ini juga mencakup proses monitoring dan pendampingan bagi peserta hingga ke jenjang Lisensi C. Evaluasi perkembangan peserta akan dilakukan secara sistematis menggunakan logbook yang telah disiapkan.

Baca Juga  Kalah Telak Lawan Tiongkok U17, Nova Arianto: Ini Pembelajaran Penting!

Tak hanya itu, penerima beasiswa juga akan dibekali dengan pengetahuan tambahan terkait grassroots football serta aspek safeguarding, guna memastikan bahwa sepak bola wanita di Indonesia berkembang dengan fondasi yang kuat dan inklusif.

Sebagai bagian dari komitmen PSSI dalam menjamin keberlanjutan program, proses monitoring akan dilaksanakan pada pertengahan April 2025. Diharapkan, inisiatif ini dapat memberikan kontribusi nyata dalam memperkuat ekosistem sepakbola wanita di Indonesia.

Peserta yang direkomendasikan untuk mengikuti program ini terdiri dari 12 mahasiswi jurusan olahraga, 8 kandidat yang direkomendasikan oleh Asprov terdekat, serta 5 karyawati internal PSSI. (*)

Share :

Baca Juga

Olahraga

MotoGP Thailand 2025, Marc Marquez Kunci Pole Position

Olahraga

Indonesia Naik Ke Peringkat 123 FIFA

Olahraga

Wrestlemania 41, John Cena Raih Juara WWE ke-17 kali Dipenghujung Karirnya

Olahraga

Erick Thohir: Turnamen Pramusim Piala Presiden 2024 Siap Bergulir

Olahraga

Piala Asia 2023: Shin Tae-yong Berharap Keajaiban Melawan Australia

Olahraga

Kualifikasi Pra PON Aceh-Sumut: Tim Cabor Sepakbola Putri Sulsel Pesta Gol 14-0 Lawan Sulbar

Olahraga

Maskot Timnas Indonesia, Shakti Burung Garuda Berkepala Putih, Lambangkan Semangat Nusantara

Olahraga

FOTO: Jogging Track RTH Syekh Yusuf jadi Favorit Masyarakat Berolahraga