PALOPO, Merata.Net – Politeknik Pariwisata (Poltekpar) Makassar bersama Pemerintah Kota Palopo resmi menjalin kerja sama strategis melalui penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) yang berlangsung di Ruang Pertemuan Ratona, Kantor Wali Kota Palopo, Senin (8/9/2025).
Penandatanganan MoU dilakukan oleh Direktur Poltekpar Makassar, Dr. Herry Rachmat Widjaja, M.M.Par., CHE, dan Wakil Wali Kota Palopo, Dr. Akhmad Syarifuddin, S.E., M.Si., yang hadir mewakili Wali Kota Palopo.
Fokus Utama Kerja Sama
Ruang lingkup kerja sama ini mencakup beberapa aspek penting, antara lain:
Pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM) pariwisata yang kompeten dan siap bersaing,
Pengabdian kepada masyarakat sebagai implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi,
Pembinaan dan penguatan sektor pariwisata di Kota Palopo, termasuk peningkatan daya tarik destinasi dan pemberdayaan pelaku usaha pariwisata.
Melalui kesepahaman ini, Poltekpar Makassar dan Pemerintah Kota Palopo berkomitmen membangun kolaborasi jangka panjang untuk mendorong sektor pariwisata sebagai motor penggerak ekonomi daerah.
Sejalan dengan Program Nasional
Direktur Poltekpar Makassar, Dr. Herry Rachmat Widjaja, M.M.Par., CHE, dalam sambutannya menegaskan bahwa kerja sama ini tidak hanya bermanfaat bagi Palopo, tetapi juga menjadi bagian dari kontribusi Poltekpar terhadap program prioritas nasional di bidang pariwisata.
MoU ini kami arahkan sejalan dengan lima program utama Kementerian Pariwisata, yaitu:
Transformasi Digital (Tourism 5.0) untuk mendukung promosi, pelayanan, dan ekosistem pariwisata berbasis teknologi,
Gerakan Wisata Bersih guna menciptakan destinasi yang nyaman, sehat, dan ramah lingkungan,
Pariwisata Naik Kelas melalui pengembangan subsektor gastronomi, bahari, dan wellness tourism,
Penguatan Event Bertaraf Global dengan Intellectual Property (IP) Indonesia, sehingga Palopo dapat menjadi tuan rumah event yang berdaya saing,
“Pengembangan Desa Wisata berbasis komunitas, agar masyarakat menjadi pelaku utama pembangunan pariwisata,” ungkapnya.
Menurut Herry, Palopo memiliki potensi besar dalam pengembangan wisata berbasis budaya, alam, dan kuliner khas yang dapat dikemas sejalan dengan program-program strategis tersebut.
Wakil Wali Kota Palopo, Dr. Akhmad Syarifuddin, S.E., M.Si., menyambut positif terjalinnya kerja sama ini. Ia menilai, keberadaan Poltekpar Makassar sebagai institusi pendidikan vokasi pariwisata akan menjadi mitra penting dalam memperkuat ekosistem pariwisata Palopo.
“Kami berharap kolaborasi ini bukan hanya bersifat seremonial, tetapi dapat diwujudkan dalam bentuk program nyata, seperti pelatihan tenaga kerja pariwisata, pendampingan desa wisata, hingga pengembangan event budaya yang mampu menarik wisatawan,” ujarnya.
Kerja sama Poltekpar Makassar dengan Pemerintah Kota Palopo diharapkan dapat memberikan multiplier effect, mulai dari peningkatan kualitas SDM, bertambahnya lapangan kerja di sektor pariwisata, hingga tumbuhnya industri kreatif yang mendukung destinasi wisata.
Dengan adanya MoU ini, Poltekpar Makassar menegaskan posisinya sebagai mitra strategis pemerintah daerah dalam mencetak SDM unggul, melakukan riset dan inovasi, serta mendampingi masyarakat agar dapat merasakan langsung manfaat dari perkembangan sektor pariwisata. (*)










