Home / Pemerintahan

Sabtu, 22 Agustus 2026 10:31- WIB

Pemkot Makassar dan Transjakarta Bahas Peluang Bangun Sistem Bus Terintegrasi

MAKASSAR, Merata.Net -Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, terus membuka peluang untuk menghadirkan layanan transportasi publik yang lebih baik dan sesuai dengan kebutuhan mobilitas masyarakat di Kota Makassar.

Upaya tersebut turut dilakukan Munafri melalui kick-off meeting secara daring bersama Direktur Utama PT Transportasi Jakarta (Transjakarta), Welfizon Yuza, Jumat (21/8/2026).

Turut hadir dalam rapat tersebut, jajaran Kepala SKPD Pemerintah Kota Makassar, mulai dari unsur perencanaan, keuangan, pendapatan daerah, perhubungan.

Munafri mengatakan, melalui pertemuan perdana ini, Pemerintah Kota Makassar ingin mendapatkan gambaran awal mengenai berbagai hal yang perlu dipersiapkan untuk menghadirkan sistem layanan bus ala Transjakarta yang dapat memenuhi kebutuhan masyarakat.

Dalam pertemuan tersebut, Munafri menguraikan ekspektasi dan harapan Pemerintah Kota Makassar terhadap pengembangan sistem layanan bus terintegrasi di Makassar kedepannya. Selain itu, Pemerintah Kota Makassar ingin mempelajari berbagai skema Transjakarta yang dapat diterapkan.

“Kami berterima kasih atas waktu yang diberikan oleh Pak Dirut beserta tim untuk menindaklanjuti hasil pertemuan kita beberapa waktu yang lalu di Jakarta. Bahwa Pemerintah Kota Makassar berniat membuat, membangun sebuah sistem transportasi yang ada di kota ini,” ujarnya.

Baca Juga  Sanitary Landfill Jadi Target, Wali Kota Makassar Kerahkan Semua Instrumen Benahi TPA Antang

Munafri menjelaskan, saat ini layanan Bus atau Trans Sulsel sudah dihadirkan oleh Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel) yang melintasi ruas jalan utama Kota. Dirinya ingin menghadirkan layanan bus yang mampu menghubungkan sejumlah kawasan di Kota Makassar tanpa menimbulkan tumpang tindih dengan layanan transportasi lokal yang sudah ada.

Bagi Munafri, kebutuhan terhadap layanan transportasi publik di Kota Makassar semakin penting melihat tingginya mobilitas masyarakat yang masuk dan keluar Kota Makassar setiap harinya.

“Kota Makassar ini penduduknya kurang lebih 1,4 juta jiwa, dan itu kondisi di malam hari. Di siang hari itu hampir 2 juta penduduk yang datang dan keluar di Kota Makassar,” katanya.

Meski demikian, Munafri ingin setiap langkah yang diambil pemerintah benar-benar didasarkan pada kajian dan kebutuhan di lapangan. Ia berharap pengalaman Transjakarta dapat menjadi salah satu referensi dalam melihat kemungkinan pengembangan sistem transportasi bus terintegrasi di Makassar.

“Mungkin langkah awal yang kita lakukan adalah sama-sama membentuk tim untuk mengkaji mulai dari awal kembali, supaya proses perjalanan ini terkawal dengan baik,” ujarnya

Baca Juga  Pj Gubernur Prof Zudan Ajak Masyarakat Sambut 2025 Sebagai Tahun Ekonomi dan Investasi

Munafri berharap rapat perdana tersebut dapat berkembang menjadi langkah konkret untuk memperkuat pelayanan transortasi publik di Kota Makassar.

“Kami sangat berharap proyek ini bisa menjadi kenyataan di Kota Makassar,” tutupnya.

Kepala Dinas Perhubungan Kota Makassar, Muhammad Rheza, menambahkan, pertemuan tersebut secara spesifik untuk mendengarkan harapan Pemerintah Kota Makassar dan pemaparan pihak Transjakarta mengenai pengalaman dan sistem pelayanan bus yang telah dijalankan di Jakarta.

“Transjakarta mau menawarkan kerja sama dengan Pemerintah Kota dalam hal penyediaan transportasi publik di Makassar seperti di Jakarta. Mereka tadi itu memaparkan tentang kegiatan-kegiatan dan perusahaan mereka,” jelasnya.

Ia melanjutkan, Pertemuan tersebut belum masuk pada tahap penentuan bentuk kerja sama maupun operasional layanan. Pemerintah Kota Makassar bersama Transjakarta masih akan melakukan pembahasan lebih lanjut untuk melihat kesesuaian konsep, kebutuhan, serta skema yang paling tepat diterapkan di Makassar.

“Kita masih mau mempelajari dulu yang telah mereka paparkan, apakah ada kesesuaian dengan kita atau tidak. Untuk selanjutnya akan kita bahas pada pertemuan selanjutnya. Mudah-mudahan bisa diterapkan juga di Makassar,” jelasnya.(*)

Share :

Baca Juga

Pemerintahan

Pengerjaan Jalan Ruas Rantepao-Sa’dan Kini Rampung 100 Persen

Pemerintahan

45 Anggota DPRD Bone Periode 2024-2029 Resmi Dilantik

Pemerintahan

Cara Camat Alamsyah Menikmati Isra Mikraj di Wilayahnya Kecamatan Tallo

Pemerintahan

TPA Tamangapa Ditata dan Dilengkapi Ranch Sapi, Sampah Organik Jadi Pakan

Pemerintahan

Operasi Pasar Jelang Natal dan Tahun Baru di Makassar, Pj Gubernur Bahtiar Kunjungi Pasar Toddopuli

Pemerintahan

Pakandatto Tegur Warga Pemilik Bangunan di Jalan Satando

Pemerintahan

Pj Gubernur Bahtiar dan Danny Pomanto Hadiri Peringatan Nuzulul Qur’an di Masjid 99 Kubah

Pemerintahan

Sebut Makassar Junjung Tinggi Budaya, PJ Sekda Undang Para Raja Hadiri F8 Makassar