Home / Pemerintahan

Senin, 26 September 2022 04:39- WIB

Pasok Kebutuhan Beras di Luar Sulsel 120 Ribu Ton, Gubernur Sulsel: Kita Konsisten Sebagai Pemasok Terbesar Nasional

Makassar, Merata.Net – Provinsi Sulawesi Selatan hingga September 2022 telah memasok kebutuhan beras di luar Sulsel sekira 120 ribu ton. Angka ini menempatkan Sulsel sebagai pemasok kebutuhan beras terbesar di Indonesia.

“Alhamdulillah, kita masih tetap konsisten sebagai pemasok beras terbesar nasional,” kata Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman, Minggu (25/9/2022).

Pimpinan Wilayah (Pimwil) Bulog Wilayah Sulselbar Bakhtiar AS, menyampaikan Sulsel telah menyuplai beras ke wilayah DKI Jakarta, Aceh, Sumatera Utara, Riau, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Timur, Kalimantan Utara, Kalimantan Selatan, Papua, Papua Barat, Maluku, Maluku Utara, Sulawesi Utara dan Gorontalo, serta beberapa daerah lainnya.

“Wilayah-wilayah tersebut yang diisi beras dari Sulsel,” sebutnya.

Baca Juga  Temu Virtual Bersama Guru dan Pelajar SMA, Ini Arahan Gubernur Sulsel

Selain Sulsel, daerah lainnya yang jadi pemasok beras di Indonesia saat ini; Jawa Timur, Jawa Barat, Jawa Tengah, NTB, Lampung dan Sumsel.

“Beras asal Sulsel yang dipasok ke Bulog Nasional itu sebanyak 120 ribu ton. Namun jumlah itu hanya melalui Bulog saja, belum pasokan yang dilakukan oleh pelaku-pelaku usaha beras yang ada di Sulsel,” jelasnya.

Lanjut Bakhtiar, bahwa Sulsel akan melanjutkan untuk menyuplai kebutuhan daerah lain hingga akhir tahun.

“Dilanjutkan hingga akhir tahun. Dan terima kasih atas dukungan Pemerintah Daerah yang sudah memberikan suport dalam rangka menjadikan Sulsel sebagai sentra produksi beras terbesar di Kawasan Timur Indonesia,” sebutnya.

Adapun stock beras Sulsel yang ada di di Bulog tambahnya mencapai 130.000 Ton lebih dan masih cukup sampai dengan akhir tahun.

Baca Juga  Kapolda Sulsel Buka Pendidikan Bintara Polri Gelombang II TA 2026

“Sampai hari ini masih ada sekitar 130 ribu ton lebih dan terus betambah. Karena kami terus malakukan pembelian beras petani utk stock cadangan beras pemerintah (CBP),” sebutnya.

Sedangkan, Kadis Perdagangan Sulsel, Kepala Dinas Perdagangan Sulawesi Selatan Ashari Fakhsirie Radjamilo menyebutkan, jumlah beras yang besar tersebut merupakan konstribusi yang sudah mulai terlihat dari Program Mandiri Benih yang diinisiasi oleh Gubernur Sulsel. 

“Program ini sudah mulai kelihatan hasilnya dan kita berharap ini bisa berlangsung dan kita dapat menjaga kesediaan stok pangan sampai panen berikutnya,” pungkasnya. (*)

Share :

Baca Juga

Pemerintahan

Dinas Ketahanan Pangan Sulsel Gelar Pangan Murah, Ada Minyak Goreng Juga

Pemerintahan

Walikota Makassar Hadiri Syukuran HUT ke-76 Korps Brimob Polda Sulsel

Pemerintahan

Gubernur Sulsel Groundbreaking Paket 4 MYC Konektivitas Jalan di Wajo, Soppeng, Barru, Sidrap dan Bone

Pemerintahan

Kantongi Izin Pusat, 24 Jabatan Eselon II Pemkot Makassar Lowong Siap Dilelang

Pemerintahan

E-Katalog Sulsel Meningkat Rp995 Miliar, Gubernur Jadi Terbaik 2 Nasional dari LKPP

Pemerintahan

Disdik Makassar Bantah Ada Pemaksaan Pembelian Buku “Jelajah Hijau”

Pemerintahan

Nadiem Beberkan Alokasi APBN 2023 di Kemendikbudristek

Indonesiaku

Resmi, Kuota Jamaah Haji Indonesia Tahun 2023 Sejumlah 221 Ribu