Home / Pemerintahan

Kamis, 16 Juni 2022 08:45- WIB

Mendag Zulkifli Prioritaskan Masalah Minyak Goreng

Jakarta, Merata.Net – Menteri Perdagangan (Mendag) Zulkifli Hasan menyampaikan akan fokus untuk memastikan ketersediaan minyak goreng dengan harga yang terjangkau oleh masyarakat.

Hal tersebut disampaikannya usai dilantik oleh Presiden RI Joko Widodo (Jokowi), di Istana Negara, Jakarta, Rabu (15/06/2022).

Background saya yang pengalamannya panjang, pernah juga menteri, pernah juga pimpinan MPR, saya insyaallah dengan bersama-sama teman-teman bisa cepat menyelesaikan terutama minyak goreng, ketersediaannya ada, harga terjangkau. Kalau berlama-lama kan kasihan rakyatnya. Itu saya kira prioritas,” ujarnya.

Baca Juga  Harga Eceran Tertinggi Minyak Goreng Kemasan Dicabut Pemerintah

Zulkifli menyampaikan, dirinya akan segera mempelajari secara detail kendala yang dihadapi dalam penyediaan minyak goreng tersebut.

“Mau belajar, tetapi belajar cepat,” ujarnya.

Baca Juga  Zulkifli Hasan : PAN Dukung Penuh Andi Sudirman Sulaiman Sebagai Plt Gubernur Sulsel

Mendag pun menyampaikan bahwa dirinya akan bekerja sama dengan semua pihak terkait untuk menyelesaikan persoalan ketersediaan minyak goreng di tanah air.

“Kita akan bersama-sama nanti agar masalah minyak goreng yang lama ini bisa kita selesaikan dengan cepat dan segera,” pungkasnya. (*)

Share :

Baca Juga

Pemerintahan

Kebut Vaksinasi, Disdik Sulsel Libatkan Pelajar, Guru Beserta Keluarganya

Pemerintahan

Jalan Ruas Pattalassang Menjadi Prioritas Gubernur Sulsel di 2023

Pemerintahan

Tindak Lanjut Rembuk Stunting 3 Fatmawati Rusdi Minta UpDate Data Kasus Stunting

Pemerintahan

Pasca 18 Pegawai Terkonfirmasi COVID-19, Balai Kota Makassar Lokdown Tiga Hari

Komunitas

Wali Kota Makassar Terima Kunjungan Pengurus IWO Sulsel

Pemerintahan

PSBM ke-XXVI 2026 di Makassar, Wali Kota Munafri: Forum Dongkrak Roda Ekonomi

Indonesiaku

Puluhan Anak Korban Radikalisme Putus Sekolah di Makassar Ditanggung Pemkot

Pemerintahan

Gubernur Andi Sudirman Gelar Buka Puasa Bersama Ribuan Insan Transportasi