Home / Internasional

Jumat, 8 Juli 2022 13:24- WIB

Mantan Perdana Menteri Jepang, Shinzo Abe Tertembak Jumat Pagi

Tokyo, Merata.Net – Mantan Perdana Menteri Jepang, Shinzo Abe tak sadarkan diri setelah tertembak di wilayah Nara, Jumat (8/7/2022) waktu setempat.

Lokasi penembakan berada diruang terbuka saat Abe melaksanakan pidato kampanye.

Kantor Berita Jepang, NHK, melaporkan bahwa Abe tumbang dan dadanya mengeluarkan darah setelah dilaporkan ditembak dari belakang.

NHK menyebutkan, seorang tersangka yang diidentifikasi sebagai Tetsuya Yamagami telah ditahan setelah insiden, sebagaimana dilansir The Guardian.

Baca Juga  FOTO: Penampakan Pelaku dan Senjata Rakitan yang Digunakan Menembak Shinzo Abe Hingga Tewas

Polisi mengatakan, Tetsuya Yamagami merupakan warga Nara yang berusia 40-an tahun. Namun polisi dan NHK tidak memberikan rincian lebih lanjut.

Seorang saksi mengatakan kepada NHK bahwa tembakan pertama menyebabkan Abe terantuk ke belakang. Abe kemudian tumbang ke tanah setelah tembakan kedua.

Baca Juga  Sebanyak 700 Alumni Australia Rayakan Acara Gig on the Green

Reuters melaporkan, Abe saat ini dilarikan ke rumah sakit. Kondisinya saat ini tidak sadarkan diri dan mengalami pendarahan.

Kyodo News mewartakan, Abe tidak sadar dan tampaknya mengalami henti jantung.

Abe merupakan mantan perdana menteri Jepang dengan masa jabatan terlama sampai dia mengundurkan diri pada 2020. (*)

Share :

Baca Juga

Indonesiaku

Demo Day Road to G20 Summit, Inovasi Baru Dalam Upaya Mengatasi Limbah Plastik di Indo-Pasifik

Internasional

Gareth Bale Sampaikan Salam Perpisahan di Real Madrid

Internasional

Suzuki Benar-Benar Pamit dari MotoGP

Internasional

FOTO: Timnas U-20 Indonesia Kalah 0-6 Lawan Prancis, STY: Pemain Kelelahan

Internasional

FIFA World Cup Qualifier 2026: Timnas Senior Tak Gentar Lawan Irak

Indonesiaku

AFF Suzuki Cup 2020 : Strategi Parkir Bus ala Shin Tae Yong, Vietnam Frustasi

Internasional

Halal bihalal Kedubes Australia bersama Alumni Australia

Internasional

APEC 2024: Presiden Prabowo Serukan Perdagangan Teratur, Bebas, dan Adil