MERATA.NET — Pembalap Izan Guevara resmi mendapatkan tiket untuk naik ke kelas MotoGP musim 2027. Pembalap asal Spanyol tersebut akan memperkuat Prima Pramac Yamaha MotoGP dan menggantikan Jack Miller yang mengakhiri kolaborasinya dengan Yamaha pada penghujung musim 2026.
Kepastian tersebut diumumkan pada Kamis, 27 Agustus 2026. Yamaha dan Prima Pramac memastikan Guevara menjadi bagian dari susunan pembalap mereka untuk menghadapi musim MotoGP 2027.
Guevara akan bergabung dengan Toprak Razgatlioglu, yang sebelumnya telah dipastikan menjadi salah satu pembalap Prima Pramac Yamaha untuk musim depan. Dengan demikian, komposisi tim satelit Yamaha tersebut untuk MotoGP 2027 telah lengkap.
Promosi Guevara tidak terlepas dari keputusan Yamaha untuk mengakhiri kerja sama dengan Jack Miller setelah musim 2026.
Yamaha secara resmi mengumumkan bahwa kolaborasinya dengan pembalap Australia tersebut akan berakhir pada penghujung musim ini. Miller sebelumnya memainkan peran penting dalam pengembangan proyek MotoGP Yamaha sejak bergabung dengan Prima Pramac Yamaha.
Dengan keluarnya Miller, Yamaha memilih Guevara sebagai penerusnya di Prima Pramac.
Keputusan tersebut sekaligus menjadi langkah besar dalam karier pembalap berusia 22 tahun itu setelah dua musim berkompetisi di Moto2 bersama BLU CRU Pramac Yamaha.
Guevara bukan nama baru dalam proyek Yamaha. Pembalap kelahiran Mallorca tersebut merupakan juara dunia Moto3 2022 dan kemudian melanjutkan kariernya ke Moto2.
Ia tetap menjadi bagian dari keluarga Yamaha ketika naik ke kelas intermediate. Pada musim 2025, Guevara menutup musim dengan kemenangan di Valencia, sebuah hasil yang semakin memperkuat posisinya dalam proyek Yamaha.
Performa Guevara kemudian semakin konsisten pada musim 2026. Yamaha mencatat Guevara berada di posisi kedua klasemen Moto2 setelah seri Inggris, dengan koleksi 155 poin. Ia juga telah mengoleksi sejumlah podium dan kemenangan sepanjang musim.
Salah satu alasan kuat di balik promosi Guevara adalah performanya yang terus berkembang di Moto2. Pada Grand Prix Hungaria 2026, misalnya, Guevara berhasil merebut pole position setelah mencatat waktu 1 menit 40,280 detik. Hasil tersebut menunjukkan kecepatannya dalam satu lap sekaligus memperlihatkan potensinya menghadapi persaingan yang lebih tinggi.
Ia juga sempat finis di podium pada Moto2 Grand Prix Jerman 2026 dan menunjukkan konsistensi sebagai salah satu kandidat kuat di papan atas kelas intermediate.
Bahkan sebelum pengumuman resmi, kabar mengenai promosi Guevara sebenarnya sudah menguat. Pada Mei 2026, Autosport melaporkan bahwa Yamaha dan Guevara tengah memfinalisasi kesepakatan agar sang pembalap naik ke MotoGP bersama Pramac pada musim 2027.
Promosi Guevara menjadi semakin menarik karena ia akan melakukan debut MotoGP tepat ketika kelas premier memasuki era regulasi baru.
Musim 2027 akan menghadirkan perubahan besar pada regulasi teknis MotoGP. Kondisi tersebut membuat seluruh pabrikan dan pembalap harus beradaptasi dengan generasi motor baru.
Bagi Guevara, situasi tersebut bisa menjadi tantangan sekaligus peluang. Sebagai rookie, ia memang harus beradaptasi dengan kecepatan, karakter motor, ban, serta persaingan MotoGP. Namun, seluruh pembalap juga akan menghadapi proses adaptasi terhadap regulasi baru.
Guevara pun tidak memulai petualangannya dari nol karena sudah berada di dalam ekosistem Pramac Yamaha.
Kombinasi Izan Guevara dan Toprak Razgatlioglu menjadi salah satu duet menarik untuk MotoGP 2027. Toprak datang ke MotoGP dengan reputasi sebagai juara dunia World Superbike dan salah satu pembalap paling spektakuler di ajang balap motor produksi.
Sementara Guevara merupakan lulusan Moto3 yang berkembang melalui jalur Moto2 dan proyek Yamaha. Duo tersebut akan menjadi bagian penting dari strategi Yamaha dalam menghadapi era baru MotoGP. (8)










