Home / Teknologi

Rabu, 15 Oktober 2025 15:55- WIB

Indosat dan Komdigi Perkuat Ekosistem Registrasi eSIM Digital Berbasis Biometrik

JAKARTA, Merata.Net – Indosat Ooredoo Hutchison (Indosat atau IOH) bersama Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) Republik Indonesia menggelar Live Biometric Demo untuk layanan prabayar dan proses registrasi (self-register) eSIM di Gerai IM3 Jakarta.

Penerapan teknologi biometric ini merupakan bagian dari komitmen Indosat untuk memperkuat pengalaman digital yang semakin nyaman, aman, dan modern bagi seluruh pelanggan.

Edwin Hidayat Abdullah, Direktur Jenderal Ekosistem Digital Kementerian Komunikasi dan Digital Republik Indonesia, menyatakan, Komdigi mendukung penuh langkah Indosat untuk menghadirkan kemudahan akses digital bagi masyarakat.

“Melalui penerapan sistem yang telah memenuhi standar, kami optimis bahwa ekosistem telekomunikasi di Indonesia dapat menjamin keamanan publik. Pemerintah akan terus mendorong pengembangan teknologi yang dapat meningkatkan kualitas layanan digital di tanah air.”

Baca Juga  Akademi Daring Kominfo, Indosat dan Mastercard Latih Satu Juta Talenta Keamanan Siber di Indonesia

Reski Damayanti, Chief Legal and Regulatory Officer Indosat Ooredoo Hutchison mengatakan, bagi Indosat, keamanan dan kenyamanan pelanggan merupakan prioritas utama.

“Kami mendukung langkah Pemerintah dan siap berkolaborasi untuk memastikan implementasi kebijakan berjalan optimal demi kepentingan pelanggan dan kemajuan industri.”

Melalui kegiatan demo bersama Komdigi ini, Indosat menunjukkan kesiapan teknologi dan infrastruktur untuk mendukung registrasi biometrik yang aman dan praktis. Saat ini, sistem biometrik tersebut telah mulai diimplementasikan pada berbagai layanan pelanggan. 

Penerapan registrasi biometrik ini mengacu pada standar keamanan internasional ISO 30107-3, mencakup proses digital mulai dari validasi nomor pelanggan (MSISDN) dan Nomor Induk Kependudukan, hingga pengambilan foto wajah (self-photo), verifikasi liveness detection, serta pencocokan wajah (face recognition) dengan data DUKCAPIL.

Baca Juga  CSR Internet Baik Telkomsel di MAN 2 Makassar, Peserta Pelajar dan Guru Antusias

Dengan tingkat kecocokan wajah setidaknya 95%, sistem ini memastikan keabsahan identitas pelanggan sekaligus menekan risiko penyalahgunaan data pribadi.

Tidak berhenti di situ, sebagai bagian dari upaya berkelanjutan dalam memperkuat keamanan dan kepercayaan pelanggan, sejak Agustus 2025, Indosat juga menghadirkan fitur Anti-Spam dan Anti-Scam, sebuah sistem yang mampu mendeteksi serta mencegah pesan dan panggilan berisiko secara real-time di dalam jaringan.

Fitur ini didukung oleh teknologi AIvolusi5G, kombinasi kecanggihan AI dengan jaringan 5G milik Indosat yang responsif, adaptif, dan relevan. 

Melalui fitur ini, Indosat berkomitmen melindungi pelanggan dari potensi kejahatan digital sekaligus mendukung upaya pemerintah dalam menciptakan ekosistem telekomunikasi yang aman, terpercaya, dan berdaya saing. (**)

Share :

Baca Juga

Teknologi

Indosat Ooredoo Hutchison (IOH) Group dan Accenture Dorong Percepatan Kedaulatan AI Cloud

Bisnis

KALLA Relaunch Aplikasi Kallafriends, Akses Produk dan Layanan Kini Lebih Mudah

Teknologi

Top-Up Voucher UniPin Sekarang Bisa di Alfamidi, Begini Caranya

Teknologi

NGL Link Lagi Tren di IG, Amankah?

Teknologi

Telkomsel Imbau Pelanggan di Kota Makassar dan Sekitarnya Segera Upgrade ke USIM 4G

Bisnis

Telkomsel Rilis DigiAds Ramadan Insight 2025

Pemerintahan

Pengamat Ekonomi Unhas Sebut Konsep Metaverse Diinisiasi Danny Tumbuhkan Perekonomian Masa Depan

Teknologi

Selama 2021, Cakupan Jaringan 4G XL Axiata Jangkau 96 Persen Populasi Indonesia