Home / Pemerintahan

Sabtu, 30 Juli 2022 12:10- WIB

Gubernur Sulsel Serahkan E-KTP dan KIA kepada Penyandang Disabilitas

Makassar, Merata.Net – Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman menyerahkan KTP Eletronik (E-KTP) dan Kartu Identitas Anak (KIA) kepada penyandang disabilitas.

Penyerahan tersebut dilakukan kegiatan Pencanangan Gerakan Bersama Pelayanan Administrasi Kependudukan Bagi Penyandang Disabilitas Melalui Pendataan, Perekaman dan Penerbitan Dokumen Kependudukan (Biodata, KTP-el, KIA dan Akte Kelahiran) se-Sulawesi yang juga dihadiri Dirjen Dukcapil Kementerian Dalam Negeri, Bapak Prof. Dr. Zudan Arief Fakhrullah di Baruga Karaeng Pattingaloang, Jumat, (29/7/2022).

Pada kegiatan ini, Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Pemprov Sulsel menghadirkan layanan pendataan, perekaman, penerbitan dokumen langsung bagi para penyandang disabilitas. Andi Sudirman menyempatkan diri berinteraksi langsung. 

Baca Juga  Wali Kota Munafri Tawarkan Proyek Pembangunan Stadion ke Lima Negara

“Ini sudah melakukan perekaman data dek? Ini senang ngak nanti punya kartu tanda penduduk, selamat ya!” Kata Andi Sudirman.

“Senang pak, umur saya 19 dan mau punya KTP,” kata Ayu SMA Negeri 1 Makassar.

Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Sulsel, Sukarniaty Kondolele menyebutkan, jumlah penyandang disabilitas yang saat ini tersinkronisasi di Sulsel 32.443 jiwa. Dan SLB sebanyak 90 dengan jumlah siswa 4.109 orang.

“Kita berusaha memenuhi hak dari penyandang disabilitas dalam pelayanan dokumen kependudukan. Sehingga dapat menerima pelayanan publik, perlindungan hukum dan menyalurkan hak pilihnya,” sebut Sukarniaty.

Pada cara tersebut, Staf Khusus Presiden RI, Angkie Yudistia, menyampaikan, Sulsel daerah 10 besar dengan populasi penyandang disablitas terbesar di seluruh Indonesia. 

Baca Juga  Gubernur Sulsel Serahkan Bantuan Keuangan Rp23,2 Miliar untuk Pemkab Pangkep

Pemerintah Pusat memastikan inovasi dan transformasi program yang menjamin inklusivitas disablitas dapat terwujud dan bisa berjalan dan disiapkan dengan baik oleh Pemerintah Daerah. Berkaitan dengan itu, maka pendataan dan perencanaan inklusif bagi penyandang disabilitas dilakukan. Serta pentingnya ragam pendataan kaum difabel.

Ia minta penyandang disabilitas tidak malu mencantumkan ragam disabilitas di biodatanya. Karena ini akan membantu pemerintah dalam mewujudkan program jangka panjang.

“Saya penyandang disablitas, saya menggunakan alat bantu (pendengaran) karena saya disabilitas,” sebutnya. (*)

Share :

Baca Juga

Pemerintahan

Lansia Terlantar di Panakkukang Ditemukan, Dinsos Makassar Bergerak Cepat
Penertiban Aset Pemkot

Pemerintahan

Dinas Pertanahan Kota Makassar Tertibkan Aset Yang Dikuasai Warga

Pemerintahan

Hadiri Halalbihalal, Wali Kota Appi: Pendidikan Merupakan Fondasi Utama Sambut Era Indonesia Emas

Pemerintahan

Gubernur Lepas Ekspor Komoditi Andalan Sulsel ke 10 Negara Senilai Rp66,43 M

Pemerintahan

Hadiri Peringatan Maulid DWP, Fatmawati Rusdi Pamit Pada Jajaran

Pemerintahan

Wali Kota Munafri Tinjau Dapur MBG di Pulau Barrang Lompo

Pemerintahan

Menteri Sosial RI Kumpulkan Kepala Daerah Se-Sulsel

Pemerintahan

Monev dan Outbound Dinas Kesehatan, Danny Pomanto Prioritaskan Nakes Jadi P3K Makassar