Home / Internasional

Selasa, 2 Januari 2024 08:14- WIB

Gempa Jepang Tewaskan 6 Orang, Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir Aman

MERATA.NET – Gempa Jepang berkekuatan magnitudo 7,5 pada Senin (1/1/2024) setidaknya menewaskan enam orang.

Pusat gempa berada di kedalaman 10 kilometer. Lokasinya terletak berada di 42 kilometer timur laut Anamizu di prefektur Ishikawa.

Dilansir CNN, kekuatan gempa tersebut dilaporkan sebesar M 7,6. Namun, USGS memutakhirkan data menjadi M 7,5.

Demikian diungkapkan polisi dan pemerintah setempat pada Selasa (2/1/2024) pagi yang melaporkan adanya enam jenazah ditarik dari bangunan yang runtuh.

Baca Juga  Final Leg I AFF Suzuki Cup 2020 : Tampil Gugup, Indonesia Dilumat Thailand 4-0

Diberitakan Reuters pada Selasa (2/1/2024) pagi, gempa Jepang menghancurkan bangunan, memutus aliran listrik dan mengharuskan warga pesisir pantai untuk mengungsi ke tempat yang lebih tinggi.

Pemerintah Jepang menyatakan tak ada kelainan di pembangkit listrik tenaga nuklir di Ishikawa. Wilayah itu sendiri telah dihantam tsunami usai gempa.

Baca Juga  Putin-Kim Jong Un Teken Pakta Perjanjian Pertahanan, Saling Bantu Jika Diserang Negara Ketiga

“Telah dipastikan bahwa tidak ada kelainan di pembangkit listrik tenaga nuklir Shika (di Ishikawa) dan stasiun lainnya hingga saat ini,” kata juru bicara pemerintah Yoshimasa Hayashi seperti dilansir AFP. (*)

Share :

Baca Juga

Internasional

Lagi, Insiden Penembakan di Amerika Serikat, 19 Pelajar SD Tewas di Texas

Internasional

Pesepakbola Legendaris Pele Meninggal Dunia

Internasional

Hasil Tes MotoGP Mandalika Hari Pertama, Pol Espargaro Tercepat

Indonesiaku

Tiba di Indonesia, Paus Fransiskus Disambut Menag Yaqut Cholil dan Uskup Agung Jakarta Ignatius Suharjo

Internasional

Berlangsung Seru! Roma vs Juventus 3-4

Internasional

Ketua Partai Oposisi Korea Selatan Ditikam Saat Jumpa Pers di Busan

Internasional

Hasil Serie A : Salernitana Babak Belur di Hajar Inter 0-5

Indonesiaku

Presiden Jokowi: Keikutsertaan Israel di Piala Dunia U-20 tak Terkait Konsistensi Politik Indonesia Terhadap Palestina