Home / Pemerintahan

Rabu, 27 Juli 2022 19:27- WIB

Fatmawati Rusdi Dorong Percepatan Lorong Wisata Jelang HUT RI ke-77

Merata.Net, MAKASSAR – Wakil Wali Kota Makassar Fatmawati Rusdi terus mendorong percepatan program Lorong Wisata sebelum dilaunching pada 17 Agustus 2022, mendatang.

Hal itu terlihat saat Fatmawati bersama Asisten III Bidang Administrasi Umum Pemkot Makassar Mario Said, dan beberapa OPD terkait meninjau Lorong Wisata di Kecamatan Panakkukang, Rabu (27/7).

Ada dua titik yang menjadi lokasi kunjungan yakni di Lorong Wisata Kecintaanku di Jalan AP Pettarani V Kelurahan Tamamaung dan Lorong Wisata Kampung Budaya Paropo.

Didampingi Camat Panakkukang Andi Pangerang Nur Akbar, Fatmawati melihat potensi-potensi yang ada yang bisa dikembangkan di Lorong Wisata.

Seperti saat ia mengunjungi Lorong Wisata di Jalan AP Pettarani V Kelurahan Tamamaung. Dia melihat ada banyak potensi yang bisa dikembangkan.

Diantarnya potensi Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) baik di bidang kuliner maupun melalui pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM) masyarakat sekitar.

“Saya lihat di sini banyak masyarakat yang bisa menjahit. Saya mau mereka ini dibuatkan kelompok usaha bersama agar itu bisa kembangkan mereka punya potensi,” kata Fatma.

Baca Juga  Gubernur Andi Sudirman Resmikan Ponpes Tahfidz Quran di Kabupaten Sidrap

Begitu juga bagi pelaku usaha kuliner dan pengrajin hasil dari daur ulang sampah. Fatma mau potensi yang ada di lorong setiap OPD bisa ambil bagian dalam hal pengembangannya.

“Saya mau semua ambil peran, potensi itu segera diinventarisis dan saya minta datanya secepatnya,” tuturnya.

Camat Panakkukang, Andi Pangerang Nur Akbar menyebutkan dua Lorong Wisata yang dikunjungi Wakil Wali Kota memiliki potensi budaya dan UMKM yang perlu untuk dikembangkan.

Apalagi di Lorong Wisata Kampung Budaya Paropo. Nantinya lokasi ini akan menjadi destinasi wisata budaya unggulan Kota Makassar.

Bahkan pemerintah kecamatan akan menggandeng pihak travel. Tujuannya agar wisatawan bisa lebih mudah untuk mengunjungi destinasi wisata budaya yang ada di Paropo.

“Nanti kita akan atur tournya kerja sama dengan travel. Tour di sini ada tiga sesi pementasan tiap hari yang kita buka. Yaitu jam tiga sore, jam lima sore, dan malam hari,” jelas Andi Pangerang.

Baca Juga  Dharma Wanita Persatuan (DWP) Makassar Gelar Seminar Pola Asuh Orang Tua

Andi Pangerang meyakini konsep ini mampu untuk meningkatkan perekonomian masyarakat sekitar. Sebab tidak hanya sekadar menjual atraksi budaya, tapi juga ada destinasi lain yang bisa dikunjungi.

Seperti pembuatan kulit ketupat, gantungan kunci, pengrajin besi, budidaya ikan Nila hingga menikmati kuliner khas Kota Makassar di Baruga Paropo.

“Jadi kita sudah siapkan tour guide yang akan membawa wisatawan keliling di Paropo. Kita jual paket, hasil dari itu ada ekonomi yang terputar sehingga ada pemasukan untuk kelompok kelola wisata,” tuturnya.

Dia menyebut khusus di Kecamatan Panakkukang ada 77 Lorong Wisata yang akan dihadirkan tahun ini. Namun hanya ada tiga Lorong Wisata yang akan dilaunching pada Agustus mendatang.

“Secara keseluruhan progresnya sudah mencapai 50% untuk swadaya. Tinggal infrastruktur dan bantuan dari beberapa OPD,” tutupnya. (*)

Share :

Baca Juga

Pemerintahan

Pj Gubernur Imbau Petugas TPS Jaga Kesehatan dan Manfaatkan Layanan Tim Satgas Kesehatan Pemilu

Pemerintahan

Hadiri Pesta Rakyat, Wali Kota Danny Serap Banyak Aspirasi Warga Pulau Kodingareng

Pemerintahan

Aliyah Mustika Ilham Terima Penghargaan pada WLA Extravaganza BPOM RI

Pemerintahan

Pemkot Makassar–Kejari Teken MoU, Tekad Pemerintahan Bersih, Hindari Pelanggaran Hukum

Pemerintahan

Dinas Pertanahan Kota Makassar Pasang Papan Bicara di Longwis

Pemerintahan

Puluhan Ribu Peserta Jalan Sehat Sulsel Anti Mager Penuhi Lapangan Merdeka Watampone Bone

Pemerintahan

Jalan Sehat HUT Kota Makassar Dihadiri Puluhan Ribu Warga

Pemerintahan

Kepala Bapenda Makassar Hadiri Asistensi Penerapan Transaksi Non Tunai