Home / Pemerintahan

Selasa, 19 Juli 2022 08:40- WIB

Danny Pomanto: Kesepakatan Awal Jalur KA di Makassar Lintas Layang

Makassar, Merata.Net – Wali Kota Makassar, Danny Pomanto, menegaskan bahwa Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar tidak pernah menolak pengerjaan jalur kereta api Makassar-Parepare. Justru Pemkot Makassar mendukung penuh proyek pembangun strategis nasional tersebut.

Hanya saja, Danny Pomanto meminta Balai Pengelola Kereta Api Sulawesi Selatan (Sulsel) untuk menilik kembali komitmen awal yang telah disepakati mengenai desain jalur kereta api, yakni menggunakan jalur lintas layang (elevated), bukan di atas permukaan tanah.

“Kami paham tentang pentingnya kehadiran kereta api di Makassar. Dukungan pertama yang paling jelas adalah dari Pemkot Makassar. Saat itu disepakati rel kereta api elevated, bukan landed atau di permukaan tanah. Maka tidak benar opini soal menolak pembangunan kereta api,” ujar Danny Pomanto saat konferensi pers di Kantor DPRD Makassar, Senin (18/7/2022).

Baca Juga  Pameran Walking Through A Songline Hadir di Museum Kota Makassar

Danny Pomanto menyebut jika jalur kereta api dibangun dengan desain di atas permukaan tanah maka akan menyalahi Perda Kota Makassar No.4 Tahun 2015 tentang Rencana Tata Ruang Wilayah.

“Semuanya sudah diatur di RTRW kita, kami menilai kalau landed akan bermasalah karena pelanggaran. Lagipula akan menyengsarakan warga,” kata Danny Pomanto.

Jika pengerjaan landed dilakukan maka akan memberi dampak negatif di bidang ekonomi, ekologis, dan sosial kemasyarakatan. Seperti di antaranya persoalan banjir yang akan meluas dan memicu kisruh persoalan pembebasan lahan.

“Kalau dibangun seperti itu (landed), persoalan banjir di Makassar akan semakin meluas. Kalau elevated, drainase kita tetap jalan. Lahan yang digunakan juga sedikit, lebar sekitar 5 meter. Kalau landed sudah banyak diambil lahan, bisa sampai 50 meter, dan bisa ganggu sistem drainase kita,” ujar Danny.

Baca Juga  Pemkot Makassar Tertibkan 19 Lapak PKL di Jalan Sultan Alauddin

“Makanya kita siapkan di Makassar untuk persiapan alur elevated di arteri kami. Kami sudah siapkan alurnya. Kita sudah bahas 10 tahun. Yang kami pertanyakan desain kereta api yang tidak memiliki konsep yang jelas, dan tidak melibatkan Pemkot Makassar, tiba-tiba langsung mau diputuskan, pembahasan Amdalnya saja tidak transparan,” jelasnya lebih lanjut.

Sementara, Ketua DPRD Makassar, Rudiyanto Lallo, menyebut pihaknya juga mendukung proyek strategis nasional ini dan juga menegaskan keberpihakannya terhadap kepentingan warga Makassar.

“Setelah mendengar penjelasan Wali Kota (soal jalur kereta api), kita dukung Wali Kota, berangkat dari aturan dan dampaknya kepada warga,” tuturnya. (*)

Share :

Baca Juga

Pemerintahan

Kota Makassar PP KM Level 1, Walikota Danny: Mari Saling Menjaga dan Waspada

Pemerintahan

Perumda Pasar Makassar Hadirkan Beasiswa Kuliah untuk Anak Pedagang di Tujuh Pasar Tradisional

Pemerintahan

Pemerintah Umumkan 1 Zulhijah Jatuh pada 28 Mei 2025

Indonesiaku

Danny Imbau Warga Makassar Waspada, Instrusikan Anggota Siaga Banjir

Pemerintahan

Hadiri Jalan Sehat Restorasi Partai NasDem, Danny Pomanto Sumbang Satu Unit Mobil

Pemerintahan

Wakili Gubernur Sulsel, Andi Aslam Patonangi Lepas Petugas Kesehatan Hewan Qurban

Pemerintahan

Hari Pertama Bertugas sebagai Pjs Wali Kota Makassar, Andi Arwin Azis Fokus Jaga Pelayanan Masyarakat dan Netralitas ASN

Pemerintahan

BPPD Promosikan Sulsel di Ajang MotoGP Mandalika 2022