Home / Pemerintahan

Rabu, 21 Oktober 2026 17:39- WIB

Bupati Sidrap, Syaharuddin Tuntaskan Seminar Hasil Doktoral di Unhas

Bupati Syaharuddin Alrif sukses menuntaskan seminar hasil penelitian Program Studi Doktor (S3) Ilmu Pertanian, Fakultas Pertanian Universitas Hasanuddin (Unhas), Rabu (21/10/2026).

Bupati Syaharuddin Alrif sukses menuntaskan seminar hasil penelitian Program Studi Doktor (S3) Ilmu Pertanian, Fakultas Pertanian Universitas Hasanuddin (Unhas), Rabu (21/10/2026).

MAKASSAR, Merata.Net – Di tengah kesibukannya memimpin Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap), Bupati Syaharuddin Alrif sukses menuntaskan seminar hasil penelitian Program Studi Doktor (S3) Ilmu Pertanian, Fakultas Pertanian Universitas Hasanuddin (Unhas), Rabu (21/10/2026).

Seminar hasil tersebut berlangsung di Ruang Majelis Lantai II Fakultas Pertanian Unhas, Jalan Perintis Kemerdekaan, Kota Makassar. Tahapan ini menjadi bagian penting dalam proses penyelesaian pendidikan doktoral Syaharuddin.

Dalam seminar tersebut, Syaharuddin memaparkan hasil penelitian disertasinya yang berjudul “Model Strategi Kebijakan Agribisnis Porang Berkelanjutan di Kabupaten Sidenreng Rappang.”

Pemaparan meliputi latar belakang, metode penelitian, hasil kajian, hingga rekomendasi strategi kebijakan pengembangan agribisnis porang di Kabupaten Sidrap.

Penelitian tersebut mengkaji model dan strategi kebijakan untuk mendukung pengembangan agribisnis porang secara berkelanjutan. Kajian ini mencakup aspek produksi, pengolahan, pemasaran, kelembagaan, serta keberlanjutan usaha petani.

Baca Juga  Ruas Jalan HM Yasin Limpo di Gowa Jadi Prioritas Pengerjaan Pemprov Sulsel

Menurut Syaharuddin, pengembangan porang memiliki peluang besar untuk memberikan nilai tambah bagi sektor pertanian sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Karena itu, diperlukan kebijakan yang terintegrasi dan berbasis hasil penelitian.

Kajian tersebut relevan dengan arah pembangunan pertanian di Sidrap. Pemerintah daerah terus mendorong pengembangan komoditas pertanian yang tidak hanya meningkatkan produksi, tetapi juga memperkuat rantai nilai dan membuka peluang ekonomi baru bagi petani.

Di tengah tanggung jawabnya sebagai kepala daerah, penyelesaian seminar hasil ini menjadi salah satu tahapan penting dalam perjalanan akademik Syaharuddin. Penelitian yang diangkat juga menghubungkan kajian ilmiah dengan potensi pengembangan sektor pertanian di daerah yang dipimpinnya.

Baca Juga  BPTN Kementrian Perdagangan dan Perumda Pasar Bentuk Tim Monitoring Cegah Permainan Harga Minyak Goreng Dipasaran

Seminar tersebut turut dihadiri Sekretaris Daerah Sidrap Andi Rahmat Saleh, Kepala Bapperida Herwin, Kepala BKAD Sunandar, Kabag Umum Irham Imran, serta Kepala Kantor Pertanahan Amir.

Kehadiran jajaran pemerintah daerah menjadi bentuk dukungan terhadap proses akademik yang dijalani Bupati Sidrap sekaligus menunjukkan perhatian terhadap pengembangan kajian ilmiah yang berkaitan dengan potensi dan pembangunan pertanian daerah.

Melalui penelitian tersebut, Syaharuddin mengangkat potensi komoditas pertanian Sidrap ke dalam kajian ilmiah. Hasil penelitian ini diharapkan dapat berkontribusi pada penyusunan kebijakan agribisnis yang lebih terarah dan berkelanjutan serta meningkatkan nilai ekonomi bagi masyarakat. (*)

Share :

Baca Juga

Pemerintahan

Harap Kolaborasi dan Sinergitas, PJ Sekda Sambut Kapolres Pelabuhan Makassar yang Baru

Pemerintahan

Wali Kota Appi Pantau Verifikasi SPBM 2026, Tegaskan Tak Ada Ruang untuk Titipan dan Calo

Pemerintahan

Pj Gubernur Bahtiar Dampingi KH Ma’ruf Amin Selama Transit di Makassar

Pemerintahan

Kepala Kesbangpol Wakili Danny Pomanto Terima Duplikat Bendera Pusaka dari BPIP RI 

Pemerintahan

Danny Pomanto Ingatkan Masyarakat Jaga Makassar dengan Doa pada Momentum Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW

Pemerintahan

Serunya Kegiatan Sabtu Bersih di Kelurahan Pandang Makassar

Pemerintahan

Dinkes Kota Makassar gelar Pertemuan Peningkatan kapasitas skrening faktor resiko kepada ibu hamil

Pemerintahan

Terima Timnas Amputasi di Istana, Jokowi: Selamat Bertanding di Piala Dunia