MAKASSAR, Merata.Net – Perasaan kebingungan ketika uang THR cepat habis adalah pengalaman yang mungkin tidak asing bagi banyak orang. Sebelum menyelami lebih dalam, mari kita lakukan refleksi
singkat. Coba ingat lagi, apa yang biasanya kamu lakukan dengan THR? Apakah kamu
sudah memiliki rencana pengeluaran yang matang? Atau, tergoda untuk mengikuti berbagai
promo dan diskon menarik, meskipun tidak benar-benar membutuhkan barangnya?
Ada berbagai hal yang membuat THR kamu cuma ‘numpang lewat’ doang, dan tidak
memberikan dampak positif untuk kondisi keuangan kamu secara keseluruhan. Ini nih hal-
hal yang harus dihindari, misalnya:
Tergoda diskon hari raya tanpa perhitungan
Salah satu penyebab utama THR cepat habis adalah kebiasaan belanja impulsif. Godaan
diskon, promo, dan barang-barang baru yang menarik menjelang lebaran sering kali
membuat kita kalap dan membeli barang yang sebenarnya tidak begitu dibutuhkan.
Belanja impulsif juga kerap terjadi karena kurangnya kesadaran akan anggaran atau
pengelolaan keuangan yang buruk. Tanpa memiliki rencana pengeluaran yang jelas atau
memantau seberapa banyak uang yang sudah dihabiskan, kamu akan rentan terhadap
godaan untuk membeli barang secara impulsif.
FOMO ikutan gaya kekinian yang gak sesuai kemampuan
Di hari lebaran, seringkali banyak tren-tren baru yang bermunculan. Namun, tidak semua
tren itu harus diikuti apabila tidak sesuai kemampuan. Hasil riset Financial Fitness Index
2025 aja masih bilang kalau 76% anak muda masih menghabiskan uang untuk mengikuti
gaya hidup teman.
Padahal, lebaran yang bermakna itu bukan berarti harus punya baju lebaran yang lagi tren,
atau gadget baru yang paling canggih, ataupun perhiasan yang mentereng. Kalau tidak
sesuai dengan kemampuan, lebih baik diperhitungkan lagi ya!
Kurangnya Perencanaan Keuangan
Penyebab lain yang sering membuat THR cepat habis adalah kurangnya perencanaan
keuangan. Kurangnya pemahaman tentang alokasi THR yang bijak tentunya dapat
menyebabkan pengeluaran impulsif dan konsumtif.
Akibatnya, uang THR bisa habis begitu cepat tanpa memberikan dampak yang signifikan
pada stabilitas keuangan jangka panjangmu. Oleh karena itu, penting untuk mulai
memperhatikan perencanaan keuanganmu secara lebih serius agar sesuai dengan prioritas.
Kebutuhan Mendesak yang Tidak Terduga.
Hidup tidak selalu berjalan sesuai rencana. Terkadang, muncul kebutuhan mendesak yang
tidak terduga dan membutuhkan dana besar. Hal ini dapat menjadi salah satu penyebab
THR cepat habis.
Jika kamu tidak memiliki dana darurat yang cukup untuk menanggulangi situasi-situasi tak
terduga ini, maka kamu mungkin akan terpaksa menggunakan uang THR atau bahkan
mengalami kesulitan finansial yang lebih serius.
Oleh karena itu, penting banget untuk kita mempelajari cara mengelola THR dengan bijak,
agar uangnya bisa menjadikan kondisi finansial kita lebih fit. OCBC punya pembahasannya
nih, simak yuk!
Tips Mengelola THR dengan Bijak agar semakin #FinanciallyFIt!
- Memprioritaskan Kebutuhan Utama
Langkah pertama dalam mengelola THR dengan bijak adalah memprioritaskan kebutuhan
utama. Sebelum kamu tergoda untuk membeli barang-barang baru atau berlibur, pastikan
kamu telah memenuhi kebutuhan pokok, seperti makanan, tempat tinggal, kebutuhan
transportasi, dan kesehatan.
Dengan memastikan kebutuhan dasar terpenuhi, kamu dapat menghindari stres dan fokus
pada tujuan keuangan jangka panjang.
- Membuat Anggaran yang Baik
Membuat anggaran yang baik merupakan bagian krusial dalam mengelola THR dengan
bijak. Ibarat peta jalan, anggaran dapat membantumu menentukan arah dan tujuan
keuanganmu.
Langkah pertama adalah mencatat semua pemasukan dan pengeluaranmu. Hal ini bisa
membantumu memahami kondisi keuanganmu saat ini. Setelah itu, kamu dapat mulai
menyusun anggaran yang realistis. Selanjutnya, alokasikan dana untuk berbagai kategori
pengeluaran, seperti kebutuhan pokok, tabungan, dan investasi.
Di samping itu, kamu juga bisa menggunakan berbagai aplikasi budgeting yang tersedia
untuk membantumu membuat dan melacak anggaran. Atur pengingat untuk memantau
pengeluaranmu secara berkala.
- Menyisihkan Dana untuk Ditabung dan investasi
Langkah penting berikutnya dalam tips mengelola THR adalah menyisihkan dana untuk
ditabung. Perlu diingat, bahwa menabung tidak harus dalam jumlah besar. Kamu dapat
memulai dengan menyisihkan setidaknya 20% dari THR.
Dengan memiliki tabungan yang cukup, kamu bisa mengantisipasi jika ada kejadian yang
tidak terduga, sehingga kamu tidak perlu berutang. Selain itu, dengan memiliki tabungan
kamu bisa memilih untuk menabung di instrumen investasi lainnya yang sesuai dengan profil
risiko kamu!
- Mengalokasikan Dana untuk Zakat dan Sedekah
Mengalokasikan dana untuk zakat dan sedekah merupakan langkah mulia dalam mengelola
THR dengan bijak. Selain membantu orang lain, zakat dan sedekah juga dapat
meningkatkan keberkahan rezeki dan mendatangkan kebahagiaan.
Zakat adalah kewajiban bagi umat Islam yang mampu. Besarnya zakat berbeda-beda
tergantung jenis harta yang dimiliki. Sementara sedekah adalah amalan sunnah yang dapat
dilakukan oleh siapa saja, kapan saja, dan dalam bentuk apa saja. -
Menghindari Pembelian Impulsif
Tips mengelola THR yang terakhir adalah menghindari impulsive buying! Penting untuk
membuat daftar belanjaan sebelum berbelanja dan menetapkan anggaran yang sesuai.
Ketika sudah memiliki daftar belanjaan yang telah direncanakan sebelumnya, kamu dapat
lebih fokus pada kebutuhan yang sebenarnya.
Selain itu, jangan tergoda oleh diskon besar-besaran atau promo yang menarik. Sebelum
memutuskan untuk membeli barang, pertimbangkan kembali apakah barang tersebut benar-
benar dibutuhkan.
Itulah pembahasan mengenai penyebab THR cepat habis dan tips untuk mengatasinya dari
OCBC. Mengelola THR dengan baik tidak hanya sekadar mengerti konsepnya, tetapi juga
menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari, agar semakin Financially Fit!. (**)










