Home / Indonesiaku / Pemerintahan

Rabu, 29 Juni 2022 17:11- WIB

Vaksinasi PMK Tembus 58 ribu dosis, Dirjen Peternakan: Masih Ada Kepala Daerah yang Lamban

Jakarta, Merata.Net – Pemerintah terus melakukan percepatan vaksinasi terhadap hewan ternak untuk mencegah peningkatan jumlah hewan sakit PMK atau Penyakit Mulut dan Kuku.

Direktur Jenderal Peternakan Nasrullah mengatakan pemerintah pusat terus melakukan koordinasi dengan daerah propinsi maupun kabupaten/kota untuk vaksinasi. 

“Sabtu minggu vaksinasi tetap berjalan di lapangan. Angka sementara 58.275 ekor telah divaksin. Terima kasih para petugas lapangan yang gigih dan tak kenal lelah membantu para peternak kita,” kata Nasrullah di Jakarta, Senin (27/6/2022). 

Daerah yang paling aktif melakukan vaksinasi terpantau saat ini di situs resmi siagapmk.id di Kabupaten Malang (Jawa Timur) sebanyak 24.483 ekor, Pasuruan (Jawa Timur) sebanyak 4.746 ekor, Bandung Barat (Jawa Barat) sebanyak 5.139 ekor, Banyumas sebanyak 1.729 ekor.

Baca Juga  Sukses Bangun Ekonomi Berkelanjutan, Wali Kota Danny Terima Penghargaan Indonesia Award 2022

 “Data ini bersifat sementara dan Saya yakin akan terus bertambah, seiring distribusi vaksin yang sudah sampai ke daerah-daerah,” tambahnya. 

Nasrullah meminta para petugas lapangan untuk mempercepat pelaksanaan vaksinasi pada hewan sehat di daerah yang saat ini merah dan kuning, untuk mengurangi kecepatan penyebaran PMK. 

“Kami mohon kerjasama aktif para pimpinan daerah agar segera menerjunkan petugas vaksinator, karena Saya lihat masih banyak yang belum bergerak, padahal vaksin sudah diterima. Kita percepat lagi upaya di lapangan,” tegas Nasrullah. 

Baca Juga  Pemkot Lockdown SMPN 8 Makassar, Usai 4 Guru dan 4 Siswa Positif Covid-19

Sebagai tambahan, pemerintah telah melakukan distribusi vaksin darurat PMK sebanyak 651.700 dosis sejak Jumat (24/6/2022), dan telah diterima berbagai daerah kantong ternak nasional.  

Nasrullah mengatakan saat ini pemerintah menetapkan 5 kunci STOP PMK dengan 5M, yaitu 1) Memberikan vaksin pada ternak sehat; 2) Menjaga sanitasi dan biosekuriti kandang; 3) Membatasi lalu lintas ternak dan produk ternak; 4) Mengisolasi Ternak Sakit dan Ternak Baru; dan 5) Melaksanakan stamping out (pemusnahan) ternak. (*)

Share :

Baca Juga

Pemerintahan

Kepala Bappeda Hadiri Rapat Pansus RPJPD 2025-2045 di DPRD Kota Makassar

Pemerintahan

Danny Pomanto Hadiri Malam Perkenalan Antara Forkopimda Sulsel dengan Kajati Sulsel yang Baru

Indonesiaku

Ada Pengerjaan IPAL, PDAM Makassar Setop Sementara Suplai Air di Jalan Rajawali

Pemerintahan

Terima Peserta Studi Lemhanas RI, Danny Paparkan Makassar Perspektif Masa Lalu, Masa Kini dan Masa Depan

Pemerintahan

HLH 2026 di Makassar, Pemkot Turun ke Jalan Pungut Sampah

Pemerintahan

Camat Makassar, Alamsyah Imbau Warga Agar Tidak Berkerumun di Malam Pergantian Tahun

Pemerintahan

Sekolah Favorit Diserbu, Disdik Makassar Atur Ulang Distribusi Siswa

Pemerintahan

Munafri Minta Pemkot Makassar Siapkan HUT Kota Lebih Sederhana, Bermakna, dan Berdampak bagi Masyarakat