Home / Ekonomi / Pemerintahan / Politik

Minggu, 22 Oktober 2023 12:07- WIB

Jadi Kunci Stabilisator, Wapres Ma’ruf Amin Diapresiasi Banyak Pihak

Jakarta, Merata.Net – Perannya sebagai kunci stabilisator negara membuat Wakil Presiden RI Prof Ma’ruf Amin mendapat sejumlah apresiasi dari berbagai pihak.

Apresiasi tersebut di antaranta datang dari Ketum Persatuan Adkovat Indonesia (Peradin) Firman Wijaya dan Ikatan Media Online (IMO) Indonesia.

Dalam penryataannya, Firman menyebut posisi Prof Ma’ruf menjadi begitu penting dalam menjaga roda pemerintahan era Presiden Joko Widodo.

“Ini dikarenakan sosok Prof Ma’ruf sebagai stabilisator mampu meredam berbagai gejolak dan gesekan sosial yang mengancam stabilitas negara,” ujar Firman di Jakarta, Kamis (19/10).

Peran strategi situ tidak lepas dari latar belakang Prof Ma’ruf sebagai tokoh penting di kalangan umat Islam.

“Pak Wapres seperti kita kenal, beliau cukup hamble dan matang dalam menyeimbangkan kekuasaan. Hal ini membuat pemerintahan pak Jokowi berjalan cukup kondusif dan balancing,” ungkapnya.

Ketua Umum Masyarakat Hukum Pidana dan Kriminologi Indonesia (Mahupiki) itu juga menilai kau Prof Ma’ruf adalah sosok yang tidak obsesif terhadap kekuasaan.

“Di samping, ia juga memiliki basis kultural yang mengakar kuat di kalangan Nahdliyin. Tidak hanya itu, Firman juga mengatakan bahwa Prof Ma’ruf berhasil mendampingi Jokowi dalam memajukan kesejahteraan rakyat,” imbuhnya.

Baca Juga  Masuk 10 Besar, Tim PPD Kementerian PPN-Bappenas Mulai Nilai Sulsel

Sementara, menurut Ketum IMO Indonesia Yakub F. Ismail, prof Ma’ruf sejauh ini memainkan peran strategis dalam membantu presiden Jokowi merajut harmoni sosial.

“Pak Ma’ruf telah memberikan kontribusi besar terhadap komunitas agama, utamanya kelompok Islam dalam menjaga kestabilan nasional,” tandasnya.

Untuk itu, dirinya mengaku tidak berlebihan bila menyebut kehadiran prof Ma’ruf di tubuh kekuasaan semasa pemerintahan Jokowi memberikan dampak cukup positif bagi kemaslahatan umat.

“Satu hal yang jarang diketahui publik, namun dampaknya cukup terasa ialah betapa kehadiran pak Ma’ruf menjadi kunci dari penyeimbang rezim itu sendiri,” pungkasnya.

Diketahui, Prof Ma’ruf lahir pada 11 Maret 1943 bertepatan pada tanggal 4 Rabiulawal 1362 Hijriyah di Desa Krese, Tangerang dari pasangan Kyai Haji Mohamad Amin dan Hajjah Maimoenah.

Ma’ruf terlahir dari keluarga yang sangat religius, bahkan ia masih memiliki garis keturunan dari Nawawi al-Bantani, ulama asal Banten dan juga masih keturunan Sultan Maulana Hasanuddin, Sultan Banten pertama yang memiliki nasab sampai kepada Nabi Muhammad SAW.

Baca Juga  Monev dan Outbound Dinas Kesehatan, Danny Pomanto Prioritaskan Nakes Jadi P3K Makassar

Sejarah politiknya dimulai ketika terpilih sebagai anggota dprd DKI Jakarta dari Fraksi Utusan Golongan sewaktu Nahdlatul Ulama masih aktif sebagai organisasi partai politik untuk periode 1971–1977.

Pasca reformasi Ma’ruf menjadi penasehat Partai Kebangkitan Bangsa (PKB). Di tahun yang sama, ia juga terlibat dalam Pengurus Besar Nahdlatul Ulama sebagai anggota Mustasyar PBNU.

Sejak tahun 1990, Ma’ruf sudah menganggotai Majelis Ulama Indonesia (MUI), serta menjadi Ketua Dewan Syariah Nasional dan Wakil Ketua Komisi Fatwa MUI Pusat tahun 1996.

Ia juga memimpin MUI setelah terpilih sebagai ketua pada tanggal 27 Agustus 2015 melalui Musyawarah Nasional IX di Surabaya, Jawa Timur menggantikan Din Syamsuddin.

Pada 7 Juni 2017, oleh Presiden Jokowi, Ma’ruf dilantik sebagai anggota Dewan Pengarah Unit Kerja Presiden Pembinaan Ideologi Pancasila yang berganti nama pada tanggal 28 Februari 2018 menjadi Dewan Pengarah BPIP.

Share :

Baca Juga

Bisnis

Aplikasi Midi Kriing Mudahkan Konsumen Alfamidi untuk Berbelanja Tanpa Harus ke Toko

Pemerintahan

Hari ini Rakorsus Pemkot Makassar Hadirkan Enam Pembicara dari Lima Negara, Bahas Soal Low Carbon City

Pemerintahan

Terbitkan Surat Edaran Jaga Lingkungan, Berikut Empat Arahan Pj Gubernur Bahtiar

Pemerintahan

Pimpin Apel Pagi di Akhir Tahun, Wali Kota Danny: Mari Songsong 2025 Demi Pemerintahan yang Lebih Baik!

Pemerintahan

Gubernur Sulsel Apresiasi Kapolda Sulsel Selamatkan Keuangan Negara

Pemerintahan

Safari Ramadhan, Danny Pomanto Ingatkan Jagai Anakta’

Pemerintahan

Wow! Makassar Jadi Satu-satunya Kota Terbahagia se-Indonesia Menurut Happy City Index

Pemerintahan

Lima Kandidat Lelang Jabatan Sekda Makassar Ikuti Asesmen dan Penulisan Makalah